Media Interkoneksi Jaringan


Materi jaringan komputer kelas XI-TKJ1 dan XI-TKJ2 pertemuan 3 dan 4.

Standar Kompetensi : Melakukan instalasi perangkat jaringan local (Local Area Network)

Kompetensi Dasar : Menentukan persyaratan pengguna

MEDIA INTERKONEKSI JARINGAN

1. HUB

Hub merupakan istilah umum untuk menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada jaringan.
Fungsi dasar = menerima sinyal dari satu komputer dan meneruskan sinyal tersebut ke komputer lain.
Sebuah Hub bisa bersifat aktif dan pasif.
Aktif = hub berfungsi sebagai repeater (penguat sinyal), ia meregenerasi dan mengirimkan sinyal yang diperkuat.
Pasif = hub hanya berfungsi sebagai kotak sambungan,  ia membagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke seluruh
jaringan.
Fungsi lain dari hub :

– memfasilitasi penambahan, pengurangan atau pemindahan workstation.- Repeater (menguatkan sinyal), sehingga dapat menambah jarak koneksi jaringan).  – Memberikan manajemen servis yang terpusat sehingga memudahkan dalam pengelolaan.

Kekurangan hub :   Harga cukup mahal,  Bekerja secara half duplex,  Sering terjadi collision.
Cara Kerja Hub :
Pada dasarnya adalah splitter (pemisah sinyal).
Hub mengambil sinyal/data yang datang dari satu port dan mengirimkan copynya ke semua port yang lain. Setiap workstation yang tersambung ke hub akan melihat paket tersebut tapi hanya workstation yang ditujukan saja yang akan memprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karena paket yang ditujukan ke satu host sebenarnya dikirimkan ke semua host (meskipun ia hanya diproses oleh salah satu yang ditujukannya saja).
2. SWITCH
Switch adalah hub pintar yang mempunyai kemampuan untuk menentukan tujuan MAC address dari packet. Daripada melewatkan packet ke semua port, switch meneruskannya ke port dimana ia dialamatkan, sehingga dapat mengurangi traffic pada jaringan.
Kelebihan switch  dibandingkan hub :
  hub : mengirimkan sinyal ke semua port.

switch : sinyal hanya dikirimkan ke port tujuan.

Jika suatu device terhubung pada salah satu port, secara prinsip device tersebut bersifat independen dari device yang lain.

hub bekerja secara half-duplex,  sedangkan switch bekerja secara full-duplex.

Dalam mengolah data switch dapat digolongkan dalam tiga jenis :

1.  Store and Forward

switch akan meneruskan packet setelah data di terima secara lengkap.  Data disimpan dalam memory switch dan dilakukan pemeriksaan dengan metode CRC (Cyclic Redundancy Check).  Waktu yang diperlukan untuk melakukan proses untuk setiap paket Ethernet  (1518 byte) adalah 1,2 milidetik.

2. Cut-Through

Switch meneruskan paket tanpa menunggu penerimaan data secara lengkap.  Untuk satu paket Ethernet (1518 byte) proses ini memerlukan waktu hanya selama 40 milidetik.  Dalam keadaan koneksi tujuan sedang digunakan, switch akan menampung paket data yang diterima untuk dimasukkan ke dalam buffer. Dan paket data akan dikirim dari buffer jika koneksi tujuan telah kosong.

3. Fragment Free (Hybrid) = Gabungan dari jenis no 1 dan no 2.

Mula-mula menggunakan cara cut through switching, dan melakukan pemeriksaan CRC, kemudian menghitung jumlah error yang ada. Jika jumlah error telah sampai pada batas tertentu, switch akan bekerja dengan cara store and forward sampai dengan kondisi jumlah error telah berkurang. Selanjutnya switch akan kembali bekerja dengan cara cut through.

3. ROUTER
Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik jaringan yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya, seperti menghubungkan network yang menggunakan topologi Bus, Star dan Ring. Router minimal memiliki 2 network interface.
Cara kerja Router :
Fungsi utama Router  adalah merutekan paket (informasi). Sebuah Router memiliki kemampuan Routing, artinya Router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute perjalanan informasi (paket) akan dilewatkan, apakah ditujukan untuk host lain yang satu network ataukah berada di network yang berbeda.

Jika paket-paket ditujukan untuk host pada network lain maka router  akan meneruskannya ke network tersebut. Sebaliknya, jika paket-paket ditujukan untuk host yang satu network maka router akan menghalangi paket-paket keluar.

Fungsi lain :

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar.
Router membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork  untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya.
Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (menghubungkan komputer  yang menggunakan kabel UTP dengan komputer  nirkabel).
Internetworking device = penghubung antar network.
Jenis-jenis router :
– static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis (diset secara manual oleh para administrator jaringan).
– dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.
4. BRIDGE
Adalah alat/komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan.
Secara prinsip cara kerja bridge hampir sama seperti router meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan.
Router berjalan menggunakan skema pengalamatan IP Address, sedangkan bridge menggunakan skema pengalamatan MAC Address.
Cara Kerja Bridge :Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas  data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket paket diteruskan ke segmen tujuan. Dengan demikian bridge juga mencegah pesan rusak agar tidak menyebar keluar dari satu segmen.
—Setelah mengetahui ke segmen mana paket akan disampaikan, bridge melanjutkan pengiriman langsung ke segmen tersebut. Jika bridge tidak mengenali alamat  tujuan paket, maka paket akan difordward ke semua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalnya. Dan jika alamat  tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge juga melanjutkan paket-paket ke semua segmen kecuali segmen asalnnya.
5. GATEWAY
Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan Komputer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.
Pengertian yang lebih umum untuk gateway adalah sebuah mekanisme yang menyediakan akses ke sebuah sistem lain yang tehubung dalam sebuah jaringan.
Perangkat yang digunakan untuk mengalihkan lalu lintas jaringan dari satu jaringan ke jaringan lain.
melewatkan lalu lintas jaringan dari satu protokol ke protokol lain.
Penghubunga jaringan kecil ke jaringan yang lebih besar.
Dipergunakan untuk menghubungkan dua jenis jaringan komputer yang arsitekturnya sama sekali berbeda.
6. REPEATER
komponen dari suatu jaringan yang bertugas untuk menguatkan data/sinyal yang dilewatkan pada jalur tersebut.
Digunakan untuk transmisi data jarak jauh.
Repeater diperlukan karena misalnya sebuah Ethernet Card hanya mampu untuk menjangkau sampai jarak tertentu saja. Repeater akan meneruskan dengan menguatkan sinyalnya untuk mendukung integritas data yang dilewatkan tersebut.
7. NIC
NIC (Network Interface Card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai penghubung dari komputer ke sebuah jaringan komputer.
NIC di bafi menjadi 2 :
a. NIC fisik. NIC FIsik pada umumnya berupa kartu yang dapat ditancapkan ke dalam sebuah slot dalam motherboard komputer, yang dapat berupa kartu dengan ISA, PCI, atau PCI Express.

b. NIC logis. NIC Logis merupakan jenis NIC yang tidak ada secara fisik dan menggunakan sepenuhnya perangkat lunak yang diinstalasikan di atas sistem operasi dan bekerja seolah-olah dirinya adalah sebuah NIC.Contoh : Dialup Adapter.

4 Responses

  1. pertamax dan salam blogger..
    izin copas mas…

  2. gx ada pengarangnya ya pak?
    apa buat sendiri pak?

  3. Pak ijin COPAS ?

Mohon Komentarnya...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s